PESONA CANDI SAMBISARI

Kalian udah tahu belum tentang sejarah Candi Sambisari ? apalagi teman-teman yang suka belajar dan kepo banget tentang sejarah.

Tenang, kita akan memberikan informasi yang menarik tentunya  bermanfaat nih teman-teman….

Kita bukan hanya memberikan informasi yang membosankan, tapi kita juga akan menyuguhkan dan menggalih sisi yang unik dari tempat wisata  dan patut kalian kunjungi jika berada di Yogyakarta.

Langsung aja yuk kita bahas!!!

Pada awalnya, Candi Sambisari sudah ada sekitar abad ke-9, terletak di Dusun Sambisari, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman Provinsi     DIY.  Candi Sambisari ditemukan pada tahun 1966 yaitu ketika seorang petani sedang mencangkul tanah milik Karyowinangun dan terbentur batu ukir reruntuhan Batu Candi.

Berita penemuan Candi ini pun terdengar oleh kantor Arkeologi di Perambanan dan area sekitar Candi diamankan. Proses Penggalian dan Rekonstruksi selesai pada bulan Maret 1987.

Candi Sambisari memiliki kemiripan seperti Candi Prambanan yang berlatar belakang agama Hindu. Terdapat patung-patung Dewa Hindu dan terdapat Lingga-Yoni di dalam Candi Utama.

Lingga adalah salah satu perwujudan dari Dewa Siwa. Yoni adalah perwujudan dari Sakti (Istri Siwa). Selain itu terdapat Patung Durga Mahisasuramardhini (utara), Ganesha (timur), Agastya (Selatan) serta Mahakala dan  Nandiswara sebagai Penjaga pintu.

Gimanaaa? Udah paham kan…

itu tadi beberapa penjelasan sejarah Candi Sambisari.  Lalu apa sih yang menarik dari Candi Sambisari ? Candi ini memiliki daya tarik karena terdapat salah satu Candi yang lebih besar dari candi yang ada di Sambisari sehingga menjadi pusat perhatian.

Di sekitar lokasi wisata Candi Sambisari juga terdapat taman yang rindang yang berada di atas candi sejajar dengan daerah pemukiman penduduk. Sehingga teman-teman dapat menikmati keindahan candi secara keseluruhan dari atas. Taman tersebut juga begitu rindang dan sejuk karena banyak pohon rindang yang sengaja di tanam di sekitarnya.

 

Untuk harga Tiketnya sendiri sangat terjangkau oleh semua kalangan yaitu sebesar Rp. 6.000, gimana teman-teman sangat murah dan hemat kantong pastinya…

Nah, Bagi kalian yang suka berwisata tapi nggak mau kelaparan, tenang aja di sekitar Candi juga Para Penduduknya membuka warung atau tempat makan teman-teman… jadi nggak usah takut kelaparan..

Hehehehe…


Ayo kapan lagi berwisata sambil belajar sejarah  agar waktu liburan kalian ngak sia-sia…

Tunggu informasi-informasi menarik dari tempat-tempat wisata lainnya yah!


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengulik Museum Sejarah Petilasan Mbah Maridjan

Stonehenge, Spot Wisata yang Wajib Dikunjungi Selama di Yogyakarta

ALUN-ALUN KIDUL TITIK PUSAT KOTA YANG MENYIMPAN BANYAK MAKNA