Mengintip Sudut Keindahan Taman Sari Yogyakarta
Hallo teman-teman InthisNesian, beberapa hari yang lalu kita udah share dan bahas tentang Candi sambisari.
Menarik bukan ?
Sekarang kita punya yang baru nih dan pastinya lebih menarik dong…
Penasaran nggak
?
Langsung aja
kita bahas tentang Taman Sari Yogyakarta.
Taman Sari pada mulanya merupakan sebuah taman atau kebun istana Keraton
Yogyakarta. Kompleks ini dibangun secara bertahap pada masa Sri Sultan Hamengku
Buwono I.
Pembangunan pertama
kali dimulai pada tahun 1758 M, ditandai oleh candra sengkala "Catur Naga Rasa Tunggal" yang
menunjuk tahun 1684 Jawa. Sengkalan yang dapat diartikan
sebagai "empat naga satu rasa"
ini dapat ditemukan di Gapura
Panggung, Bagian-bagian penting dari kompleks bangunan diselesaikan pada
tahun 1765 M, ditandai candra sengkala "Lajering Sekar Sinesep Peksi"
yang menunjuk tahun 1691 Jawa.
Lalu berapa sih luas Komplex Taman sari ?
Taman sari memiliki luas lebih dari 10 hektar dengan 57 bangunan di
dalamnya. Bangunan-bangunan tersebut berbentuk gedung, kolam pemandian,
jembatan gantung, kanal air, danau buatan, pulau buatan, masjid, dan lorong
bawah tanah.
Taman sari
didesain berdasarkan gagasan dari Sri
Sultan Hamenku Buwono 1 sendiri yang dikerjakan oleh seseorang yang berasal
dari Portugis. Jadi tidak heran apabila
bangunan-bangunanya memiliki keunikan sendiri karena ada perpaduan dari
Hindu-Budha, China dan Islam.
Apa aja yang ada di taman Sari ?
Di kompleks
Taman sari terdapat dua buah danau buatan, disebut sebagai segaran
(lautan). Satu berada di sisi timur dengan pulau buatan di tengahnya yang
bernama Pulo Gedhong, dan satu berada di sisi barat dengan pulau buatan
di tengahnya yang bernama Pulo Kenanga.
Keduanya
dihubungkan dengan sebuah kanal yang memotong lorong penghubung Plataran Magangan dan Plataran Kamandhungan Kidul. Kebun
berisi aneka tanaman buah tumbuh rimbun mengapit kanal tersebut.
Mungkin
teman-teman InthisNesian belum tahu fungsi
lain Taman Sari selain fungsi rekreasi…
Yuk kita bahas!
Ada dua fungsi
lainnya yaitu fungsi Pertahanan dan fungsi religi. Fungsi pertahanan sendiri
terlihat pada arsitektur Taman sari yang memiliki tembok keliling yang tebal
dan tinggi.
Lalu fungsi
religinya terletak pada adanya masjid yang terletak di bawah tanah. Jika ingin
menuju ke masjid, pengunjung harus melewati lorong bawah tanah. Masjid tersebut
dibuat melingkarselain itu hal yang menarik lagi dari taman sari adalah taman
sari pernah digunakan untuk pemandian sultan dari 1 sampai 3.
menarik bukan ?
pastinya
menarik dong karena taman sari merupakan obyek wisata yang juga kental akan
suatu kebudayaan dijawa apalagi sultan hamengkubowono juga yang ikut dalam
pembangunan serta tempat tersebut juga pernah digunakan untuk pemandian sultan.
Walaupun
pemandian Taman sari sudah tua tetapi bangunan masih tetap kokoh berdiri
meskipun ada beberapa bangunan yang rusak.
Nah, Sampai
saat ini pula Taman sari banyak dikunjungi oleh wisatawan karena spot-spot foto
yang menarik di mata para wisatawan serta tidak lupa akan sejarah Taman sari
yang patut untuk kita ketahui.
Ada Informasi penting nih teman-teman apalagi
untuk kalian yang ingin mengunjungi Taman sari, nah untuk harga Tiket masuk ke
Taman sari sangat terjangkau oleh semua kalangan tentunya yaitu sebesar Rp. 5.000,00.
Gimana ? masukin
ke list perjalananmu ya…

wahh keren terimakasih infonya
BalasHapus